Recent Posts
Recent Comments
No comments to show.
Archives
- May 2026
- March 2026
- February 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- March 2025
- February 2025
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- June 2024
- May 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- November 2021
- October 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- October 2020
- August 2020
- February 2020
- January 2020
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- August 2017
- March 2017
Tags
- akreditasi
- Alumni
- Diskusi Publik
- Dosen
- Dosen Tamu
- Ekspedisi Indonesia Hebat
- FISIP Unsoed
- Guru Besa Unsoed
- Himapol
- IKAPOL
- Ilmu Politik
- Ilmu Politik Unsoed
- Kompetisi Debat
- KPU Banyumas
- Lomba Esai
- Mahasiswa Ilmu Politik
- Mahasiswa Papua
- MBKM
- National University Debate Championship
- P2MW
- Papua
- Pelatihan
- Pembelajaran
- Pemberdayaan Masyarakat
- PKL
- PMM
- seminar akademik
Ketua Laboratorium Ilmu Politik, FISIP UNSOED Ahmad Sabiq, M.A menjadi salah satu penanggap dalam kegiatan Konsultasi Publik untuk Penulisan Naskah Pedoman Penilaian Hak Asasi Manusia Terhadap Pemerintah Daerah pada Kamis (19/09). Kegiatan yang merupakan kerja sama antara Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM) dengan FISIP Unsoed ini dilakukan untuk mendapatkan masukan atas konsep Penilaian HAM, termasuk indikator terhadap Pemerintah Daerah yang sedang disusun Tim Penilaian HAM.
Komisioner Komnas HAM RI sekaligus Ketua Tim Penilaian HAM Anis Hidayah, S.H., M.H. hadir sebagai narasumber kegiatan ini. Bertempat di ruang sidang FISIP UNSOED, acara ini dibuka oleh Dekan FISIP UNSOED Dr. Wahyuningrat, M.Si dan dihadiri oleh akademisi, perwakilan aparat pemerintah, dan sejumlah elemen masyarakat sipil Banyumas.
Anis Hidayah menjelaskan bahwa saat ini Komnas HAM sedang menyusun instrumen penilaian pelaksanaan HAM pemerintah pusat, pemerintah daerah dan korporasi. Harapannya di tahun 2027 penilaian HAM tersebut bisa terlaksana. Ahmad Sabiq menggarisbawahi fokus penilaian pada kelompok rentan, inklusivitas layanan dasar, pentingnya bantuan hukum, dan pengukuran partisipasi masyarakat.
AUTHOR
admin