Recent Posts
Recent Comments
No comments to show.
Archives
- May 2026
- March 2026
- February 2026
- December 2025
- November 2025
- October 2025
- September 2025
- August 2025
- July 2025
- June 2025
- May 2025
- March 2025
- February 2025
- November 2024
- October 2024
- September 2024
- August 2024
- June 2024
- May 2024
- March 2024
- February 2024
- January 2024
- December 2023
- November 2023
- September 2022
- August 2022
- July 2022
- June 2022
- May 2022
- April 2022
- March 2022
- February 2022
- January 2022
- November 2021
- October 2021
- August 2021
- July 2021
- June 2021
- May 2021
- April 2021
- March 2021
- February 2021
- January 2021
- October 2020
- August 2020
- February 2020
- January 2020
- November 2019
- October 2019
- September 2019
- August 2019
- April 2019
- March 2019
- February 2019
- August 2017
- March 2017
Tags
- akreditasi
- Alumni
- Diskusi Publik
- Dosen
- Dosen Tamu
- Ekspedisi Indonesia Hebat
- FISIP Unsoed
- Guru Besa Unsoed
- Himapol
- IKAPOL
- Ilmu Politik
- Ilmu Politik Unsoed
- Kompetisi Debat
- KPU Banyumas
- Lomba Esai
- Mahasiswa Ilmu Politik
- Mahasiswa Papua
- MBKM
- National University Debate Championship
- P2MW
- Papua
- Pelatihan
- Pembelajaran
- Pemberdayaan Masyarakat
- PKL
- PMM
- seminar akademik
Kunjungan kerja (kunja) DPRD di tengah pandemi Covid-19 mungkin tidak melangggar aturan. Tapi, apakah etis melakukan kunjungan kerja di tengah pandemi seperti sekarang? Demikian disampaikan akademisi Jurusan Ilmu Politik FISIP Unsoed, Ahmad Sabiq, M.A. dalam diskusi ‘Dialog Dinamika Kita’ yang diadakan oleh RRI Purwokerto pada 31 Agustus 2020.
Ahmad Sabiq, M.A. juga menyebutkan, selain masalah etis, patut juga dipertimbangkan fakta bahwa penularan virus Corona baru yang masih terus merebak. Apalagi beberapa anggota dewan terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Sebagai wakil rakyat anggota DPRD diuji empati dan kepeduliannya di tengah pandemi ini.
Dengan kemajuan teknologi saat ini, banyak informasi yang bisa didapatkan dengan murah dan mudah tanpa harus kunja ke luar daerah. Studi banding dan konsultasi ke lembaga yang akan dikunjungi bisa dilakukan secara daring. Sehingga anggaran yang besar untuk kunja ini malah bisa dialihkan untuk program-program yang lebih menyentuh kepentingan publik.
Selain akademisi Jurusan Ilmu Politik FISIP Unsoed, diskusi yang bertajuk ‘Pentingkah Kunjungan Kerja DPRD di Tengah Pandemi Covid 19?’ juga mengundang Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Budi Setiawan dan Ketua GNPK RI Kabupaten Banyumas Edo Damaraji.[]
AUTHOR
admin